Soulaces: Surya dan Langit
Aku menyukai siraman matahari semenjak kecil. Menunggunya terbit seperti menjalani rindu dalam kepastian yang akan datang. Bagiku sebuah tata rias akan hari tanpa matahari terasa hampa, manakala terkungkung mendung abu bertema sendu tentu mengiringi Langkah kaki dengan tanpa semangat menjalani kertas kosong kehidupan hari itu. Kilau keemasan semburat fajar adalah adi pusaka karya Tuhan, tanpa menggunakan kata ‘pamungkas’ karena hanya ada satu ciptaan-Nya yang bernilai seperti itu, menggurui manusia agar berjalan dalam tema yang sudah disetting sedemikian rupa dalam hidupnya. Bangun, lalu sedikit meditasi sambil mengucapkan syukur masih dalam karunia kehidupan, kemudian berbaris bersama insan lainnya menghisap potongan rezeki, yang masih menuliskan ‘mengais’ rezeki semoga saja menggantinya, dengan khidmat. Surya adalah sebuah ungkapan bagi matahari, di lain sisi menjadi nama merek rokok favorit banyak orang, yang tak re...